Puisi Kang Thohir

 


KETIKA SENJA DAN ARUNIKA


Ada hujan deras ketika senja dan arunika 

Menyapa pada dedaunan hijau 

Di antara hati yang sedang resah gelisah 

Meratapi kehidupan yang risau 

Namun terlihat indah

Ketika orang-orang menatapnya 

Melambai-lambai di udara 

Ditepis oleh api-api yang menghampirinya


Brebes, 8 Maret 2026



TERGUYUR HUJAN


Atap rumah terguyur hujan 

Merembes di lantai 

Kuraup dengan ember di ujung jalan 

Aku meratapi kesunyian yang melambai 


Dingin semilirnya angin

Pada malam kubercumbu waktu 

Berselimut sepi

Aku meraung dihantam keadaan, yang menusuk kalbu 


Brebes, 8 Maret 2026



SERIGALA BERBULU DOMBA


Dikuasai oleh ketidakadilan, kekerdilan 

Menyimpan luka yang mendalam 

Melawan suatu keangkara murkaan 

Hati kian suram, mencekam, menikam


Kelicikan yang dipimpin oleh mereka 

Aku seperti umpan pada serigala 

Kelinci percobaan

Pada kemunafikan yang berbulu domba


Brebes, 8 Maret 2026


________________________

TENTANG PENULIS:


Muhammad Thohir/Tahir (Mas Tair) yang dikenal dengan nama pena Kang Thohir, kelahiran Brebes, Jawa Tengah. Dari dusun/desa Kupu, kecamatan Wanasari. Dari anak seorang petani dan tinggal dari kehidupan sehari-hari bertani, berkebun, menanam bawang merah, padi, kacang, pare, cabai dan sayur-sayuran di ladang sawahnya.

Kini, aku sedang menggeluti dunia tulis menulis atau literasi, khususnya sastra Indonesia. Suka menulis sejak duduk di bangku kelas empat SD dan sampai masuk ke Pondok Pesantren. Aku masih tetap aktif menulis dan semakin semangat 'tuk menulis baik puisi maupun cerpen dan lain sebagainya yang aku tulis. Selain menulis aku juga suka membaca buku agar bisa bermanfaat untuk menambah wawasan (pengetahuan).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama